Search This Blog

Friday, January 30, 2026

Nilai E

9:39 PM 0 Comments


Melanjutkan cerita perjalanan gue menempuh study lanjut pascasarjana alias S2 Teknik Informatika.

Mungkin beberapa orang bertanya-tanya, ada gak sih kesulitan selama menempuh kuliah S2?

Jawabannya sudah pasti, ada, banyak, tak terbayangkan!

Bukan bermaksud menakut-nakuti atau menjadi dramatis. Tapi, memangnya ada perjalanan hidup yang tanpa kesulitan?

Bukan berarti karena udah pernah kuliah S1 (yang mana adalah Pendidikan tinggi juga sih yaaa) trus S2 jadi terasa ringan dan mudah. No No..

Salah satu kesulitan yang paling memorable dalam perjalanan study gue adalah...

Dapat nilai E.

Dapat nilai C di satu mata kuliah mungkin hal biasa, tapi buat orang ambis yang merasa sudah berusaha semaksimal mungkin, nilai C juga bisa bikin depresi.

Tapi yang gue alami bukan nilai C, melainkan nilai E! 

Kenapa gue bandingin nilai C dan E?

Jujur, dosen di mata kuliah ini memang unik, aneh bin Ajaib.

Satu kelas, literally satu kelas (kecuali beberapa mahasiswa cowo menurut desas desus, dapat nilai B), selebihnya harus berpuas diri dengan nilai C.

Tapi gue, E ? What?!

Gue adalah orang yang terbiasa memendam perasaan, mungkin sifat bawaan, pengaruh lingkungan, atau karena emang gue milenial aja sih, yang terbiasa ditabok sama boomer kalau speak up, dianggep gak sopan. 

Punten, izin, gak semua boomer kok, ehe ehe...

Tapi kejadian ini sungguh gak bisa dipendam dan didiamkan begitu saja. Meskipun satu kelas juga emang berencana ngulang mata kuliah ini bersama, dan gue juga bisa ngulang sih untuk memperbaiki nilai.

Tapi energi kota Medan yang vibesnya "Ramaikan aja dulu wak, perkara salah benar belakangan!" menggugah gue!

Dengan berbekal doa, gue memberanikan diri pagi-pagi mendatangi ruangan dosen tersebut. Gue gak tau ya dosen ini emang lagi badmood pagi-pagi atau memang sifatnya demikian. Waktu gue berpapasan dengan sang Dosen di Lobby sebelum masuk ke ruangannya, beliau ini udah langsung bintang 1 alias tidak ramah.

"Selamat pagi, Ibu, Maaf mengganggu waktunya, apa berkenan untuk saya berdiskusi dengan ibu?"

Jawabannya?

Lupa, gue bersyukur gue lupa, gue bersyukur otak gue mudah melupakan hal-hal yang menyakitkan, intinya dia mengizinkan gue masuk ruangan, meskipun responnya kurang menyenangkan, seolah gue mengganggu pagi nya.

Sebenernya di momen itu gue pengen nyerah aja, 

"Gak jadi aja apa yak?"

Tapi udah kepalang tanggung beb, maju terus pantang mundur.

Akhirnya gue memutuskan masuk ke ruangan beliau, itupun terdengar suara tidak ramah dari beliau ke staf-staf disekitarnya, bikin gue makin ragu buat masuk.

Tapi, kapan lagi?

Dalam nama Yesus...

Setelah gue masuk dan mengutarakan maksud kedatangan gue serta menanyakan apa ada kekurangan gue dalam mengerjakan tugas atau ujian sehingga gue mendapatkan nilai E? 

Mengingat gue hampir selalu hadir di kelas beliau dan selalu mengerjakan tugas dan ujian.

Usut punya usut ternyata Ketua Kelas gue lupa mengirimkan Ujian gue ke email beliau, Ketua kelas bilang teman yang gue titipin ujian lupa mengirim ke dia. Intinya ribet!

Tapi karena gue punya bukti di email bahwa gue udah mengerjakan dan mengirimkan ke teman dan ketua kelas, gue mencoba menjelaskan ke beliau.

Responnya Ajaib!

Gue gak akan lupa kalimat beliau, meskipun sekarang jadinya lucu sih...

"Memangnya saya sinterklas, bisa ubah nilai kamu..."

Tentu kalimat itu juga disertai kalimat-kalimat tantrum lainnya.

Yang gue gak ngerti, kenapa sinterklas? Kenapa gak penyihir? soalnya dia lebih mirip penyihir daripada sinterklas (Eh!).

Gue sempet mikir apa karena agama gue? Berbeda dengan dia yang mayoritas, jadi dia pake diksi "sinterklas"

Yasudahlah.

Setelah kejadian itu, jelas gue menangis, marah, sedih, jengkel, pengen nampol tapi masih punya kewarasan haha.

Tapi,

Satu momen juga yang gue gak akan lupa.

Waktu gue ngulang kelas dia, di suatu kesempatan di ruang kelas dia tanya (di telinga gue terdengar cukup arogan) ke para mahasiswa yang hadir,

"Siapa yang sudah mulai mengerjakan thesis?"

Dari sedikit mahasiswa yang hadir, gue salah satu yang angkat tangan.

Mungkin dia gak percaya, jadi dia tanya "Udah sampai mana kamu?"

Dengan bangga gue menjawab "Sudah selesai Seminar Proposal, bu"

Cukup kaget, dia tanya lagi "Siapa pembimbingnya?"

Dalam hati gue,

Yes, gue seneng dia nanya ini! Setelah gue sebut nama dosen Pembimbing gue, beliau terdiam.

Kenapa? Dosen Pembimbing gue terkenal berintegritas dan gak gampangan. Jadi, gue dapet kredit dari situ, artinya proses pengerjaan thesis gue gak kaleng-kaleng bro!

Dari kejadian itu gue belajar,

Menurut gue kondisi rendah itu tidak ada, direndahkan orang iya, tapi itu adalah sudut pandang orang tersebut bukan?

Dia merendahkan kita dengan alasan apapun artinya dia menganggap kita rendah.

Tapi sesungguhnya, posisi rendah itu sudut pandang siapa?

Dia atau kita, atau siapa lagi?

Jika orang tersebut menganggap kita rendah, apakah itu menjadikan fakta bahwa kita rendah? 

Apakah hanya karena satu atau dua orang yang merendahkan kita maka otomatis kita adalah orang yang rendah?

Apakah sebuah fakta diatur oleh orang lain?

Posisi kita bukan orang yang atur, kita rendah atau tidak adalah subyektif, bukan fakta.

Kalau orang lain menganggap gue rendah, bukankah itu urusan dia, tapi menurut gue, gue gak rendah, gue setara, bahkan kalau gue menganggap gue lebih dari dia, itu adalah sudut pandang gue, dan itu adalah dunia yang gue ciptakan.

Menurut gue, siapa diri kita sesungguhnya bukan diatur pandangan dan sikap orang lain, tapi bagaimana kita memandang diri kita sendiri.

Menurut gue sih gitu.

Gimana menurut kalian?

See you on the Next Post!

Wednesday, January 28, 2026

Belajar Menerima

9:38 PM 0 Comments


Hai Teman-teman!

Apa kabar?

Menemani momen sebelum tidur kalian, gue mau melanjutkan cerita gue tentang perjalanan gue menempuh S2.

Kalau di postingan yang lalu, gue cerita gimana kegagalan saat mengikuti ujian masuk S2 di salah satu kampus negeri di Semarang, dan sedikit background gue untuk menemukan "Why".

Kali ini ceritanya gimana gue akhirnya keterima kuliah S2.

Tahun 2016, keinginan buat melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi masih ada, dan kali ini lebih matang. 

Kenapa? Karena akhirnya gue sudah menemukan "Why" gue.

Proses mendaftar nggak mudah, karena kampus tujuan gue berada jauh dari tempat tinggal gue saat itu.

Gue ada di Jawa dan kampus tujuan gue di Sumatera, gue mendaftar lewat website kampus tersebut, tapi berkas-berkas yang diperlukan harus dikirim lewat pos, lebih tepatnya gue titipkan ke adek gue yang ada disana untuk dianter ke kampus tujuan gue, karena di tahun itu, dunia per online an belum seperti sekarang ya, guys! Itu adalah dunia sebelum covid menyerang.

Setelah semua berkas beres, saat ujian masuk pun tiba.

Persiapan gue masih sama, tapi kali ini entah kenapa perasaan gue lebih tenang, kayak ngerasa yakin aja gitu.

Guepun pindah ke kota Medan. Meninggalkan kehidupan gue di Jawa, mengejar impian. 

Di Medan cuma ada adek gue dan om tante gue. Kesana bener-bener cuma buat kuliah, kerjaan ditinggal. Kuliah tanpa beasiswa, murni dibayarin tabungan sendiri dan orangtua.

Malam sebelum berangkat ujian, gue berdoa.

"Tuhan, kali ini aku sudah menemukan why ku, Tuhan tahu kan?

Tuhan, jika memang ini waktunya dan jalannya, aku cuma minta 1 aja, berkati perjalanan S2 ku ini supaya lulus tepat Waktu.

Tuhan, Engkau Maha Tau segalanya, jika memang menurutMu aku gak sanggup menyelesaikan ini, biarlah ujian penerimaan besok Engkau gagalkan aku."

Sebuah doa yang cukup nekat tapi tanpa paksaan. Tanpa ekspektasi. Sepenuhnya menyerahkan.

Keesokan harinya,

Ujian pun tiba, guepun berangkat ke Auditorium kampus tersebut untuk mengikuti Ujian tertulis TPA dan Bahasa Inggris. 

Luar biasa, setiba disana gue gak boleh masuk karena kartu ujian tidak ada. Ternyata adek gue lupa memberikan kartu ujian yang dia terima waktu mendaftarkan gue. Dalam hati :

"Oke, Tuhan jawab doa gue, emang gue gak boleh kuliah lagi" Pesimis.

Tapi entah kenapa, ada bagian dari diri gue merasa sangat tenang, seolah ini bukan hal besar.

Setelah ratusan telpon ke adek gue, semua orang (orantua dan om tante) nelponin dia yang lagi asik tidur sampe siang.

Gue memberanikan diri pergi ke penjaga di pintu masuk ruangan auditorium, izin ke penjaganya, menjelaskan dengan tenang apa yang terjadi dan menyerahkan berkas yang gue punya, sebagai bukti gue calon mahasiswa meskipun gue gak punya kartu ujian.

Ajaib!

Gue diizinkan masuk dengan rangkaian nasehat yang gue balas dengan senyum dan ucapan terimakasih.

Setelah ujian tertulis, gue harus pindah ke Gedung Fakultas gue untuk mengikuti ujian wawancara.

Dalam hati gue "Oke, gue siap menjawab semua pertanyaan Profesornya, gue yakin bisa!"

Ternyata!

Ujian wawancaranya tidak ada, gue hanya perlu menuliskan essay alasan dan motivasi gue untuk kuliah S2 disini.

Semua rangkaian ujian masuk sudah gue jalani, saatnya menerima hasil pengumuman kelulusan.

Dan guepun DITERIMA!

Gue bersyukur, kali ini rasa syukur gue ditambah dengan keyakinan.

Gue yakin perjalanan kuliah S2 ini akan bisa gue lalui dengan baik.

Mungkin gak lancar, tapi selesai sesuai janji Tuhan.

Pengaturan Tuhan atas proses yang gue lalui gue anggap sebagai jawaban atas doa gue malam sebelum ujian.

Gue belajar, kalau memang waktunya, kalau memang milik kita, kalau memang momentumnya

semua akan berjalan ke arah kita dengan effortless.

Tapi kalau belum waktunya, bukan milik kita, bukan momen kita

Berusaha mengontrol dan ngotot hanya akan menguras energi dan tidak menghasilkan apapun kecuali kekecewaan.

Kekecewaan lahir dari memaksakan sesuatu yang bukan milik kita

Kekecewaan lahir dari berharap akan sesuatu yang bukan Waktu dan momen kita.

Menurut gue, selain menemukan WHY dalam setiap keputusan atau Tindakan yang mau kita ambil, kita juga perlu belajar menerima semua pengaturan Tuhan dalam hidup kita dengan sederhana.

Sesederhana "Oh Belum waktunya, Ah Ini waktunya, Terimakasih Tuhan,"

See you on the next post!^^


Tuesday, January 27, 2026

Jangan Ambil Keputusan Apapun Sebelum Baca ini !

9:17 PM 0 Comments




Suatu hari di tahun 2014, gue mendapatkan sebuah dorongan dari dalam diri untuk melanjutkan Pendidikan gue ke jenjang yang lebih tinggi, pascasarjana, alias Magister, alias Master, atau banyak orang bilang S2.

Awalnya gue memutuskan untuk S2 karena gue kepengen aja, untuk urusan jurusanpun gue engga jelas, apa ya? Yang penting S2 deh! haha, sungguh sangat impulsif, khas anak usia 20an. Gue mendaftar dan mengambil jurusan Magister Sistem Informasi di sebuah kampus negeri di kota Semarang. Kenapa ambil jurusan itu? Kata nyokap biar nyambung aja sama jurusan S1 nya! Oke baik.

Singkat cerita, gue mengikuti ujian tertulis dan wawancara di kampus tersebut. Dengan keyakinan dan semangat belajar yang tinggi, dan gue juga sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian, maka guepun melaksanakan ujian di kampus tersebut. Gue udah lupa ujiannya tertulisnya apa, tapi yang paling gue inget adalah tes wawancaranya.

Suatu siang di musim kemarau di kota Semarang yang panas, gue memasuki ruangan wawancara, menurut jadwal, gue akan diwawancara oleh seorang Profesor, bapak-bapak. Pertanyaan demi pertanyaan gue jawab dengan percaya diri, sampai ada satu pertanyaan yang membuat gue susah menjawab, bahkan membuat gue merenung beberapa hari setelah wawancara itu usai. Mungkin, karena pertanyaan itu tidak bisa gue jawab dengan yakin, makanya gue gak keterima S2 di kampus tersebut. Mungkin...

Mau tau apa pertanyaannya?

Komen dulu dong! hahaha, emangnya platform sebelah!

Oke, pertanyaan yang membuat gue susah menjawab dan membuat gue cukup lama merenung, dan pada akhirnya menjadi sebuah terobosan besar buat gue untuk mulai bertransformasi (cailah...) adalah...

Apa alasan anda kuliah lagi? 

Atau kalau pake Bahasa lebih singkat 

"Kenapa kamu kuliah lagi?", 

"Kenapa kamu ambil S2?"

Guys, sebelum kalian ngejudge gue dengan bilang "Yailah, jawab apa aja kek, jawab yang diplomatis dan formal aja, yang penting jawabannya bagus!" 

Gue akan menjelaskan,

sesungguhnya gue juga menjawab dengan pola pikir yang demikian. Jawaban gue ya template jawaban diplomatis. Tapi, Profesor itu kembali mempertegas pertanyaannya.

"Iya, alasan konkretnya apa?" 

Dengan senyuman ramah namun menusuk ke relung hati, beliau berkata,

"Alasan sesederhana apapun harus dapat dijelaskan, misalnya karena pengen nambah gelar di belakang nama, karena pengen naik jabatan di kerjaan, karena apa?"

Pertanyaan yang kelihatannya sederhana, namun menyentuh hati gue.

Pulang dari situ, gue bertekad mencari "Why" gue.

Ada sebuah buku yang lagi popular, judulnya Start with Why: How Great Leaders Inspire Everyone to Take Action karya Simon Sinek, yang menjelaskan pentingnya memiliki tujuan atau alasan yang kuat di balik setiap tindakan.

Sebagai seorang anak muda berusia 20an, gue gak punya WHY, yang gue punya adalah gairah, semangat, tekad, keinginan, dan mungkin impian. Namun, itu semua tidak cukup.

Bukan berarti itu gak berguna, tapi tidak cukup untuk bisa membuat seorang manusia bertahan dan tetap konsisten dalam menjalani semua keputusan yang dia ambil. Dalam hal ini adalah keputusan gue untuk kuliah lagi.

Tanpa Why, mungkin kuliah gue hanya karena di momen itu gue lagi semangat pengen belajar hal baru, gue kepengen ketemu banyak orang baru, bahkan mungkin gue bingung mau kemana, kerja apa, melakukan apa maka gue kepengen membuat diri gue "produktif elegan" dengan menjadi mahasiswa S2, hahaha.

Intinya, Tuhan seperti mengingatkan gue "Tanpa Why, keputusan kamu untuk S2 adalah keputusan yang sangat rapuh dan tidak solid, dan itu tidak cukup untuk membuat kamu bertahan mengawali dan menyelesaikan rangkaian perjalanan S2 ini dengan baik."

Gue bersyukur, meskipun saat itu gue juga gak bener-bener tahu alasan gue gak keterima karena nilai ujian tertulis gue yang kurang atau karena tes wawancaranya, tapi gue bersyukur, karena gue masih dikasi Waktu dan kesempatan untuk menemukan Why gue.

Dan setelah gue menemukannya, gue akan cerita lagi perjalanan S2 gue di kota lain sampai akhirnya bisa lulus tepat Waktu.

So, buat teman-teman yang sedang berencana melanjutkan jenjang Pendidikan atau bahkan punya rencana atau mau mengambil sebuah keputusan.

Pastikan kamu punya Why nya ya!

See you on another post ^^

Monday, January 26, 2026

Hai again!

9:43 PM 0 Comments


 

26 januari 2026

Beberapa hari yang lalu gue menemukan blog lawas, rasanya kayak lagi nostalgia Ketika membaca tulisan-tulisan gue yang lalu. Gue gak nyangka kalau tulisan gue sekocak itu, menulis tentang hal-hal yang sifatnya rohani dengan gaya penulisan yang sangat santai cenderung ngebanyol. Karena membaca tulisan-tulisan gue itu, rasanya gue jadi kepengen mulai menulis lagi. Banyak topik yang muncul di kepala gue, contohnya :

Perasaan atau pemikiran gue terhadap suatu peristiwa yang gue alami, lihat, rasakan. Hasil pemikiran setelah nonton sebuah film atau series. Hasil pemikiran setelah membaca sesuatu, hasil pemikiran atau pandangan saat diskusi sama orang lain. Bahkan hasil terang firman Tuhan yang gue dapatkan. Tapi entah kenapa kok semakin banyak ide yang muncul di kepala gue, semakin malas gue untuk merangkainya menjadi sebuah tulisan. hahaha, apakah gue terjebak kemalasan? Atau kesulitan mengurai ide di dalam kepala menjadi sebuat output berbentuk tulisan?

Gue ada keinginan untuk menulis, gue ada ide untuk ditulis, gue juga ada tempat untuk menuliskannya yaitu di blog lawas gue. Toh gue engga yang kepengen jadi terkenal atau menghasilkan materi, kalaupun ada akibat dari itu ya Puji Tuhan. Tapi tujuan sebenarnya bukan itu sih, tujuannya adalah membagikan isi pikiran gue keluar, dalam bentuk tulisan. Ah, tapi kenapa rasanya malas ya haha.

Rasanya kayak, duh pengen nonton film aja, pengen tidur aja, mendingan ngerjain disertasi yang gak kelar-kelar ini.

Semoga keinginan ini gak cuma jadi keinginan, semoga ide-ide ini gak cuma jadi ide tapi bener-bener bisa gue tuangkan kedalam tulisan-tulisan di blog gue.

Sekian buat hari ini.

See you (i hope) in another post!

Wednesday, January 21, 2026

GOD SAYS Vs I SAY

11:56 AM 0 Comments



Ditulis sekitar tahun 2016-2019
Anyyeong Haseo...
Hari kedua di bulan Maret..still beautiful i think, if not by HIS Grace is bad day..yeah!hahaha

well, pernah ga si lo ngerasa hidup lo pesimis banget, gak ada jalan keluar, gak ada yg nyenengin, ga ada yang bikin semangat..so hopelles...

hem...Ini adalah sebait kalimat yg bikin w merinding ketika membacanya, bikin w ngerasa "Lena, lu tuh bego banget ya!"

Saat baca ini w juga sadar kalo semua alasan gue untuk pesimis, sebenernya palsu, Tuhan bisa jawab semua, Tuhan bisa lakuin apa yg gak bisa w lakuin, and now, cukup terbuka, percaya Dia, semua bakal bisa dilewati bareng Tuhan..
Hey, Bukankah Kristus hidup di dalam kita orang yang sudah percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan..
well, ketika lo pada baca ini, kiranya lo jadi semangat lagi dan SADAR, betapa diatas semua kepesimisan lo, Tuhan adalah jalan keluar yang sejati..

YOU SAY vs GOD SAYS.

You say: "It's impossible."
God says: "All things are possible." (Luke 18:27)

You say: "I'm too tired."
God says: "I will give you rest." (Matthew 11:28)


You say: "I can't go on."
God says: "My grace is sufficient for you." (2 Corinthians 12:9)

You say: "I can't figure things out."
God says: "I will direct your paths." (Proverbs 3:5~6)

You say: "I can't do it."
God says: "You can do everything through me." (Philippians 4:13)

You say: "I'm not able, I'm poor."
God says: "I am able to make all grace abound to you." (2 Corinthians 9:8)

You say: "It's not worth it."
God says: "It's worth it." (1 Timothy 1:15)

You say: "I can't forgive myself."
God says: "I forgive you." (Romans 8:1 & 1 John 1:9).

You say: "Nobody really loves me."
God says: "I have loved you with an everlasting love." (Jeremiah 31:3 & John 3:16)

Pencarian Yang Sesungguhnya Dalam hidup? I was Found It!

11:56 AM 0 Comments
Ditulis sekitar tahun 2016-2019


Ada sebuah titik dimana kamu akan menyadari, bahwa segala sesuatu di bawah matahari semuanya sia-sia dan tidak ada yang dapat memuaskan dahagamu...:)


Good Morning everybody! yeahhh, semua bahagia? semua gembira? semua kenyang? gimana pagi ini? menyenangkan bukan? kalopun gak nyenengin...dibikin have fun aja sobh!hahaha
well, pagi ini gue mau bahas sedikit bagian yang cukup serius nih man!hohoho
buat yang gak suka, mangga di close ajah page nya, buat yang mau lanjut baca...yoo chekidott..:P

Pernahkah elo ngerasa hampa?ngerasa bahwa di dunia ini gak ada hal menarik lagi yak? atau gue udah bosen nih, ada lagi gak yang bisa gue lakuin untuk menyenangkan diri? bisa jadi, lo tetep ngelakuin hal yang bisa bikin lo have fun namun pada kenyataannya lo menyadari bahwa itu semua gak pernah bisa bikin lo puas, bahakan ekstrimnya, lo merasa HAMPA, ada sesuatu yang kosong, yang kurang, yang belum terisi, yang ganjel, yang seperti puzzle- belum lengkap...pernah?

Atau tatkala lo merasa, ini nih yang bisa bikin gue lengkap, yang bisa bikin gue puas, yang bisa bikin gue happy, yang bisa bikin gue bahagia selamanya, dan ketika lo lakuin atau lo dapetin "itu" lo kembali ke perasaan kosong lagi, bosan lagi, ternyata bukan itu! lo kecewa, lo stres mungkin, dan pada akhirnya lo cuek dan lo anggap perasaan itu masa bodoh..lo tumpul dan lo gak peduli lagi "kekosongan" itu...

Tau gak sih lo? banyak tokoh-tokoh besar dunia yang memiliki segalanya dalam hidupnya, berakhir menyedihkan, ada yang bunuh diri, ada yang ngehabisin sisa hidupnya dengan obat-obatan, ada yang mengaku " gak pernah bahagia!" padahal banyak orang yang pengen kayak mereka! wow, ironis...
lo tau? sebenernya kitapun juga pernah mengalami itu kan?
Lo pacaran, putus, bosen lagi, cari lagi, pacaran lagi, putus lagi, dan seterusnya sampe lo akhirnya menikah dan hidup lo tetep kosong, dan hampa...
Lo belajar, sampai sarjana s1, s2, s3, doktor, profesor lo capai, lo puas sementara, dan lo kosong lagi hampa lagi..
atau lo pengen sebuah baju atau barang yang oke, atau sesuatu yang bikin lo berusaha dapetinnya, akhirnya dengan usaha keras lo bisa mendapatkannya, lo puas, tapi abis itu lo kosong lagi, hampa lagi... dan lo berkata " ada hal yang menarik lagi gak sih?" ada sesuatu di dalam diri lo berkata, semuanya ini gak bisa memuaskan gue! gak bisa menyenangkan gue, bahkan ketika lo terlihat bahagia sekalipun, sebenarnya di dalam lo kosong, bahkan sedih, gak ada rasa apa-apa...pencarian itu, pencarian kepuasan yang sejati itu, bakal terus berlangsung...
woy, bukannya gak bersyukur! tapi itu realitas man! itu perasaan kita semua, itu alami, itu normal...
simpel, waktu gue masih kecil gue hobi banget renang, suatu hari TK gue ngadain renang bareng di sebuah kolam renang yang oke, gue beneran seneng sampe gak bisa tidur, waktu itu fokus gue cuma satu, GUE RENANG, GUE BAHAGIA, GAK ADA KESEDIHAN, GUE BAKAL PUAS!
sampai akhirnya harinya tiba, gue seneng, gue renang sepuasnya, gue have fun banget!
tapiii, setelah gue pulang...yaudah biasa aja lagi, hidup berjalan kayak biasanya lagi, bosen, sebel, sedih, ada senengnya juga...lalu ada acara lagi, dan seperti roda, perasaan gue berputar lagi..:D

Manusia memiliki sebuah ruang kosong di dalam dirinya, manusia memiliki 3 bagian...
Tubuh, Jiwa dan Roh...bagian ketiga ini selalu terlupakan..:)
Saat lo makan, saat lo minum, saat lo pake jaket waktu kedinginan, saat lo minum obat pas lo sakit, itulah saat dimana Tubuh lo terpuaskan, keperluan lo atas tubuh tertuntaskan, tubuh lo baik-baik saja...:)
Saat lo curhat ke temen pas lo putus cinta dan temen lo dengan baik hatinya menghibur lo, lalu kalian have fun nonton Harry Potter 3d dan lo dibayarin ama dia, terus lo nonton sambil ketawa-tawa(*nih nonton Harpot apa Mr.Bean?) dan akhirnya kalian pulang, sampai dirumah lo diajak jalan ama gebetan baru lo dan kalian hangout ke Mall, kalian ketawa-tiwi, share apa aja yang asik dan gebetan baru lo itu sungguh menyenangkan hati lo...lo sedang memuaskan Jiwa lo, saat itu perkara Jiwa lo terpuaskan, Jiwa lo mendapat kesenangan..:)
Namun ketika semuanya itu berakhir dan lo kembali sendiri, lo merasa tetep aja ada yang kosong, kurang apa ya?mungkin sensasi dinginnya(jadi iklan..=='') sensasi kebahagiaannya paling lama bertahan sminggu, kecuali ada "suntikan" kesenangan lagi..
kenapa? bahkan ekstrimnya kalo lo mau terus menyuntikkan kesenangan itu dan pada akhirnya lo mendapatkan semua yang lo mau, lo akan sampai pada satu titik "BUKAN INI YANG GUE CARI!" lo tetep HAMPA...

Roh manusia...kalo seorang ilmuwan(ntr ya gue cari namanya, lupa!hahha) menyebutnya dengan "Ruang Kekekalan dalam hati manusia" adalah kunci kepuasan ini..:)
manusia gak akan pernah puas, karena roh nya belum dipenuhi, belum diisi, belum terpuaskan...lantas, apakah yang bisa mengisinya?memenuhinya?memuaskannya?
ibarat sebuah sarung tangan, lo bisa kok ngisi tuh sarung tangan dengan batu, pasir, emas bahkan, atau perhiasan, namun sarung tanga itu gak akan "terpuaskan", gak akan terpenuhi.. karena sarung tangan hanya cocok diisi dengan tangan, tentunya tangan yang cocok dengan ukurannya..:)
Roh manusia, lo gak bakal bisa mengisinya dengan lo nonton semua film box office di dunia walaupun lo nontonnya juga di Universal Studio, *eh emang Universal Studio tuh bioskop yak?
Atau lo gak bakal bisa memuaskannya dengan lo dapet duit satu triliyun! Never! mau coba? silahkan...^^

Tuhan menciptakan manusia buat apa sih? agar manusia berbuat baik?(apa untungnya buat Tuhan?) menyembah Dia?(oke, itu sebuah ekspresi, tapi Tuhan gak cukup arogan untuk menerima penyembahan manusia, lagian malaikat udah cukup bnyak kalo cuma kepengen disembah-sembah doang!), untuk bekerja, melayani Dia?(baaah, manusia bisa apa sih?), untuk memuji dan memuliakan Dia? (percaya gue, suara pujian malaikat sejuta kali lebih indah dari kita semua!)
lantas buat apa Allah capek2 nyiptain manusia?
Allah menciptakan roh dalam diri manusia, supaya manusia bisa diisi oleh DIRINYA SENDIRI, roh manusia hanya bisa diisi oleh DIRI ALLAH SENDIRI,
sebuah kidung : seluruh dunia yang besar dan luas ini, tidak dapat memenuhi hatiku (roh) yang kecil...betul! hanya Allah yang bisa memenuhi roh manusia, kenapa? karena roh hanya bisa menjamah roh, Allah itu Roh (Yohanes 4:24)...
seperti tubuh(materi) bisa dipuaskan dengan makanan(materi), jiwa yang sedih(abstrak) hanya bisa dipuaskan dengan hiburan(abstra dan materi juga bisa), demikian pula roh hanya bisa dipuaskan dengan roh(Allah!)...Allah sengaja menaruh perasaan "hampa", "kosong", didalam diri manusia, agar manusia SADAR, bahwa dia perlu Allah, perlu Tuhan, perlu diisi, perlu dipenuhi! dan pada akhirnya manusia datang padaNya, dan mohon Dia memenuhi manusia, dan pencarian itupun berakhir..Dia hidup di dalam manusia, manusia yang adalah wadahNya, menjadi esa denganNya, saling huni dan saling berkomunikasi..how sweet!

Trus? sekarang apa yang harus gue lakukan?
just call HIS NAME : "Tuhan Yesus! Kalo memang benar yang ditulis di blog ini, dan kalo Engkau memang Allah yang bisa memenuhi kehampaan diri ku ini, masukklah ke dalam rohku, penuhi aku! Aku Percaya kepadaMu..amen.."
so simpel..
and you know, i was try it, and i feel filled up...merasakan kepenuhan yang sejati, dan gue berhenti pada pencarian gue...
Gue sudah terisi dengan isi yang tepat..:)

Semoga berhasil..^^



Kami Adalah Kawan Sekerja Allah, dan Kamu adalah ladang garapanNya, BangunanaNya...!

11:55 AM 2 Comments





Ditulis sekitar tahun 2016-2019 Annyeong Haseo, Cingu...^^
Apa kabar semua?hohoho..


Dalam postingan yang kemaren, w ngebahas tentang sebuah pembangunan, hehee, pembangunan Tubuh Kristus..
So, dalam postingan ini, gue pengen lanjutin aja :)

1 Korintus 3:9 " Kami adalah kawan sekerja Allah, mereka adalah ladang garapan Allah, Bangunan Allah."
well, dari ayat di atas kita jadi tahu ya apa maksud Allah atas manusia, yup, Allah ingin menjadikan manusia menjadi bangunanaNya, tersusun rapi bagi ekspresiNya :)
bro sist, kalo lo baca kitab Korintus dengan seksama dan sambil berdoa mohon rahmat terang Tuhan, lu bakal menemukan sebuah kerumitan-kerumitan dalam kehidupan gereja di Korintus.
Ada perpecahan, percabulan, dll, masalah yang rumit dalam hidup gereja mereka membuat rasul paulus pada akhirnya turun tangan dan menulis surat kepada jemaat di Korintus.

Dalam seluruh Alkitab, Allah mewahyukan satu perkara, yaitu Ekonomi Allah (istilah ini di ambil dari kata oikonomia yang artinya administrasi, kerumah tanggaan,) artinya, Allah(seperti pembahasan kemaren) memiliki sebuah administrasi, rencana, semua bagi rumah tanggaNya.
apakah hasrat, rencana Allah? "ALLAH INGIN MENYALURKAN DIRINYA SENDIRI, KEPADA MANUSIA MELALUI ROHNYA MASUK BERSATU DENGAN ROH MANUSIA, AGAR MANUSIA MEMILIKI HAYAT DAN SIFAT ALLAH BUKAN KEALLAHANNYA, SUPAYA MANUSIA MENJADI EKSPRESINYA YANG KORPORAT(BUKAN INDIVIDUAL) DALAM SATU TUBUH KRISTUS"
kok bisa? sok tau amat lu,Len?hahahaha

Semua ini gue dapat dari 5 sumber(yang pasti semua Sumber ini adalah berasal dari Allah yang utama :)
1. Alkitab sebagai dasar unik dan satu-satunya dalam kita mengenal Allah, selain Alkitab, sekalipun semua orang menyetujuinya, sori, belum akurat dan saya tdak menyetujuinya.
2. Buku-Buku Rohani (salah satunya yg w slide di samping blog gue ^^)
3. Terang Ilahi ( melalui doa kita berkontak dengan Allah, sehingga semua yg didapat bukan hanya doktrin dan pengetahuan, namun pengalaman dan realitas kebenaran "Kita tdak menerima roh yang berasal dari dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita" 2 kor 2:12)
4. Persekutuan dari saudara/i dalam gereja (melalui persekutuan, semua lebih jelas dan nampak, selubung disingkapkan, dan semua bersukacita, karena rahasia Allah terwahyukan melalui kita :)
5. Pengalaman Hayat (pada akhirnya segala sesuatu harus menjadi pengalaman dan realitas :)

Back lagi yaw, semua pekerjaan yang Allah rampungkan bagi kita (Inkarnasi, penebusan, kebangktan dan kenaikanNya) pada akhirnya adalah supaya kita mendapatkan hayatNya, menjadi sebuah bangunan, ekspresiNya.
Puji Tuhan, kita ada bagian dalam pembangunan tubuh Kristus!
Namun, bro sist, dalam gereja di Korintus, semuanya seperti amburadul, gereja di Korintus tidak lagi menjadi ekspresi Kristus, namun ekspresi si jahat, ekspresi diri mereka sendiri, ekspresi alamiah mereka, manusia lama mereka...
Apa akar permasalahannya? karena mereka kabur, ada selubung, apa yang seharusnya mereka lihat? mereka nikmati dan harusnya yang menjadi sasaran mereka? KRISTUS SEMATA! Pembangunan! Tubuh Kristus yang unik, one and only!
Lantas kenapa mereka bisa bergolong-golongan (1 korintus 1:12)? "Aku dari golongan Paulus, Aku dari golongan Apolos, (ada yang sok rohani bilang) Aku dari golongan Kristus" Oh, saudara/i, Apakah Kristus terbagi-bagi?
perpecahan ini bersumber dari filsafat dan hikmat manusia mereka yang ternyata adalah kebodohan bagi Allah (1 Korintus1:20), Rasul mengingatkah mereka "Sebab Kristus mengutus aku(dalam hal ini kita bisa berkata "Aku!") bukan untuk membabtis, tetapi untuk memberitakan Injil, dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia"(1 Kor 1: 17)
Hari ini saudara/i, sasaran kita hanyalah Kristus semata!Pembangunan TubuhNya yang unik dan tidak terpecah-pecah.

1 Korintus 3:9 " Kami adalah kawan sekerja Allah, mereka adalah ladang garapan Allah, Bangunan Allah."
ayat ini kembali mengingatkan kita bro sist, bahwa di satu aspek, kita adalah kawan sekerja Allah (Amazing!), untuk membawa manusia menjadi ladang garapan Allah dan bagian dalam bangunan Allah, namun di satu aspek kita pun adalah ladang garapan Allah yang perlu terus bertumbuh dalam hayat ilahi dan semakin mengalami Kristus di batin sehingga kita semakin mengekspresikanNya pada akhirnya menghasilkan , emas dan perak, batu permata bagi pembangunan Yerusalem baru kelak.
Puji Tuhan kita ada bagian!
Lantas, bagaimana kita menghasilkan benda-benda berharga tersebut?

Melalui Salib Kristus!
1 korintue 2: 2 "Sebab aku telah memutuskan, untuk tidak mengetahui apa-apa selain Kristus yaitu Dia yang disalibkan"
Dalam kehdupan orang kristen, yang membedakan penderitaan kita (salib) yang kita alami dengan yg orang dunia alami, adalah bahwa penderitaan kita adalah satu jalan bagi kita untuk mengalami Kristus lebih banyak, membuat Dia tergarap lebih banyak di dalam kita, membuat kita semakin diperbaharui dari hari ke sehari menjadi semulia dan serupa Kristus!
Tetapi, itu hanya bisa kita alami jika salib itu kita pikul bersama Dia, riilnya?
Apakah salib? salib itu tidak adil, salib itu penderitaan, salib itu kematian!
Alamiah kita, bangga diri, kehebatan, emosi, ego, diri sendiri, semua harus diakhiri(mati, disalib!), karena jika hal itu kita bawa dalam penghidupan rohani hanya akan menghasilkan kayu, rumput dan jerami, itu semua tidak berguna dihadapan allah, hanya bisa dibuang!
Karena itu Tuhan mengatur situasi untuk kita, supaya kehendakNya itu dirampungkan.
pernah disalahpahami?pernah ada crash dengan orang?pernah difitnah?pernah dirugikan? itulah SALIB!
lalu apa yang harus aku lakukan?
Satu hal yang pertama kali kita harus lakukan ketika mendapat salib adalah Datang pada Tuhan (berseru kepada namaNya, berdoa, bernyanyi memuji Tuhan, baca Alkitab, menolak emosi diri, datang menikmati Tuhan)! itu jawabannya! Demikianlah sehingga kita menjadi orang yang memikul salib, bukan menderita namun sukacita! kenapa? karena kita tahu kesudahannya adalah kemuliaan Anak Allah! Semua Allah atur supaya diriNya tergarap di dalam kita, agar kita menjadi bangunanNya yang tersususn atas Allah sendiri!
Haleluyaaa...

"Aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa, selain Kristus yang disalibkan!"

Lanjut postingan selanjutnya ^^

Allah Ada Keperluan, Tahukah Kalian?

11:55 AM 0 Comments
Ditulis sekitar tahun 2016-2019



Anyyeong Haseo..
bersih-bersih dulu ah, gile nih blog udah berapa bulan kaga dibuka yak..wkwkwk,,,
apa kabar penikmat blog semua?!
semoga selama ini tetep baik,semangat dan sehat yaw..hohoho..
hari ini entah kenapa lagi pengen nulis blog lagi <<< contoh penulis tak produktif, pemalas dan moody...

hari ini hari KAmis, you know what day today? KAMISSSSSSS!!!
ada apa di hari kamis? libur?makan gratis?jalan-jalan gratis?dapet tiket konser KIMCHI? dapet undian berhadiah jalan-jalan keliling dunia? wkwkwk
BUKAN !
hari kamis adalah RSG day! yipppiieee..
what's RSG day?
hehehehe...

Backgroundnya>>>
tanggal 2 April lalu, traine FTTI Jakarta fieldwork di Semarang, yup, kayak biasanya, mereka perluasan di setiap lokal yg ada di indonesia, dan oleh Kasih KaruniaNya Semarang ada bagian :)

Mereka ada 5 org (sempet ada kejadian gak enak yang bikin salah satu traine-notabene adalah sohib gue-harus dipindah tugaskan ke Jogja dan akhirnya digantikan oleh cc Tata-notabene adalah traine yg 2 tahun lalu pernah perluasan di kota semarang-)

Nah, mereka merawat kami, membantu kami belajar alkitab, membantu kami cara praktis menikmati Tuhan, membantu kami belajar merawat orang, memberitakan injil dan bahkan mendapatkan orang baru, dan terpenting, mereka ngingetin gue lagi akan persembahan diri gue di FTTI, :')

Well, sempet salah satu traine harus menjalankan tugasnya sendiri, cc Nana, dia ditinggal parternya yang harus pulang ke kota asal dengan urusan mendesak.
Gue pun nemenin c Nana untuk mengontak orang, menginjil dan merawat orang, bahkan waktu c Tata (yang akhirnya menggantikan si Yani) dateng, kitapun bertiga tetep jenguk orang dan ngerawat org bareng..ewuaah, gue belajar merawat org dari mereka :)

Gue bersyukur banget traine FTT dateng, karena disitu gue belajar bagaimana cara yang tepat dalam merawat orang supaya dia didapatkan oleh Tuhan, jadi anggota keluarga Allah yang hidup dan berfungsi, supaya Pembangunan Bait Allah yang adalah Gereja (kita semua yg udah dilahirkan kembali) segera terealisasasi dan Tuhan segera datang :)

Tanggal 15 April 2011, Salatiga, Balai Sidang Gereja di Salatiga..
satu kidung yang bikin gue tersentak, tertampar, terbangun, SADAR!

Allah ada keperluan tahukah kalian?
Allah perlu kediaman teduh nyaman!
Bila kita bersatu, terbangunlah rumah-Nya
Allah ayem puas kitapun demikian

Apa kau untuk greja? Tunjukkan sekarang!
Maukah kau srahkan diri? Tuk pemuli'an?
Maukah trima tantangan , pikul amanat greja?
Mutlak untuk Tuhan, mutlak untuk Tuhan

Dari zaman ke zaman Allah pilih kita
generasi yang mulia, Kerajaan nyata..
Kita takdapat brenti karena puaskan keadaan..
Kita tetap maju, kita tetap maju!

2 kaliamat dari bait pertama kidung itu aja udah bikin gue SADAR! woyy, lu tau gak Allah ada keperluan! Harusnya gue menangkap maksud hati Allah, harusnya gue merespon bahwa Allah ada keperluan, keperluan yg mendesak! apa itu?

Allah perlu kediaman, teduh nyaman...yup, apa kediaman Allah? Gedung ber AC 5 tingkat? Istana segede Buckingham? Gedung Putih? Keraton Jogja,Taj mahal?
NOOOO!
Tempat kediaman Allah adalah Gereja, bukan gedung, namun Gereja, yaitu kita semua orang-orang yang sudah dilahirkan kembali, ditebus, dibeli, Anak Allah, Allah mau kita sebagai tempat kediamanNya!

Lagu itu ngingetin gue, betapa butanya gue akan perkara ini, selama ini banyak berdoa, baca alkitab, ke balai sidang ikut pemecahan roti, persekutuan, namun apakah semuanya bagi pembangunan?
Apakah semuanya supaya Allah mendapatkan kediaman yang nyaman? atau hanya untuk kerohanian diri sendiri?
Puji Tuhan, belas kasihanNya mendapatkan gue, Dia ada di dalam kita, Dia berbicara, dan kini pembicaraanNya jelas..
Visi Kristus dan Gereja..Allah ingin menyalurkan diriNya, kepada semua orang, bukan hanya agar mereka dapat diselamatkan, namun agar mereka yaitu semua org yang mendapatkan hayatNya dapat dibangunkan menjadi tempat kediamanNya, Allah mendapat tempat kediaman, sungguh misteri, sungguh rahasia, namun mulia!
Kidung kedua yang bikin gue (setiap denger kidung ini gue selalu diingatkan akan konsekrasi gue pada pelatihan gue)

Daud, angkat sumpah, tak akan masuk kemah.
Takbaring di ranjang
Sampai Tuhan mendapatkan tempat perhentian.
Sang Alkadir, menantikan tempat bersemayam

Kita sungguh buta, mengurus awak saja..
Bait Allah kersang, oh Utamakan Tuhan..
Naik gunung ,Cari bahan bangun bait Allah
Bangun kita, tanpa lambat, balikNya biar cepat...

Hem, so dengan background itulah, berkat Kasih KaruniaNya..
kita mendapatkan 3 orang mahasiswa yang haus dan lapar akan firman Tuhan..
dan kita pun membuka RSG perdana kemaren Kamis, RSG adlah Recovery Study Group, yaitu Kelompok Pembacaan Alkitab versi Pemulihan dengan Catatan Kaki :)
Tiap kamis jam setengah 7, kita baca alkitab bareng di asrama putri, kita menikmati Tuhan bareng2..melalui catatan kaki Alkitab versi pemulihan, maka kita bisa lebih disingkapkan wahyu Ilahi..
Catatan kaki membantu kita banget deh!
Puji Tuhan, Allah ada jalan, untuk mendapatkan orang2 muda yang mengasihi Firman dan Allah, sehingga Allah leluasa menyalurkan diriNya kepada kami, dan semoga dengan RSG ini, Pembangunan Tempat Kediaman Allah segera dipercepat dan Tuhan segera datang kedua kali mengangkat kita para pemenangNya.
Come Lord Jesus!
Semoga RSg ini menjadi kesaksian yang harum :)
GBU...

Allah Menjadi manusia supaya Manusia Menjadi Allah dalam Hayat dan Sifat, bukan Dalam Keallahan

11:55 AM 0 Comments
Ditulis sekitar tahun 2016-2019


Anyyeong Haseo,cingu...
sudah lama blog w dipenuhi hal2 duniawi *mendadak tobat...
hari ini w mau share tentang hal yg menyenangkan..hehehe

Soal beban Penggenapan dan Pelatihan di Church in Semarang bulan April-Mei 2011..
w bakal bahas singkat aja, dan gak semua berita w jabarkan disini.

Pertama, Kebenaran, kekristenan hari ini sangat kurang akan perkara Kebenaran,Rasul Paulus mengingatkan kita lewat suratnya kepada timotius : Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran....

Tuhan menghendaki kita tidak hanya diselamatkan, Namun juga memiliki pengetahun(bahasa aslinya pengetahuan yang penuh, akan kebenaran),
apa itu kebenaran?

Tuhan berkata dalam Yoh 17:17 "Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran."
Firman yang seperti apa yang adalah kebenaran?

1Petrus 2:2 "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,"

Firman adalah Allah itu sendiri (Yoh 1: 1" Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah). Kebenaran yang murni adalah Allah itu sendiri, yang Dia wahyukan di dalam Alkitab, Firman Kebenaran adalah Firman yg murni, tanpa campuran apapun, tanpa filsafat, opini manusia, maupun doktrin yang dari hasil pemikiran manusia.Namun murni berasal dari Firman Allah. Firman Allah yang utuh, tidak sepotong-potong.

Apakah Kebenaran yang tertinggi?
ALLAH MENJADI MANUSIA, SUPAYA MANUSIA MENJADI ALLAH DALAM HAYAT DAN SIFAT, BUKAN DALAM KEALLAHAN..wahyu tertinggi dalam Alkitab mencakup perkara ini!

Bagaimana mungkin?
Mulai kejadian pasal 1, Allah menciptakan manusia, supaya manusia memilih Pohon hayat (Allah sendiri)
namun manusia jatuh ke dalam dosa, dan kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,)...

rencana Allah sebermula adalah agar Allah dapat menyalurkan diriNya, masuk kedalam manusia ciptaan (karena itu Allah menciptakan roh manusia sebagai wadahNya yang hanya bisa diisi oleh Allah sendiri),
sampai pada seluruh kitab Perjanjian Lama, Allah telah memakai banyak nabi dan hakim untuk mendapatkan manusia, namun seolah semuanya sia-sia, pada masa kesabaranNya Allah telah membiarkan manusia jatuh ke dalam perbuatannya yg jahat
(Roma 3:25b)"karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya", dalam masa perjanjian lama, Allah telah mempersiapkan jalan bagi diriNya, untuk merampungkan KehendakNya. Dia mempersiapkan orang2 yang Dia kehendaki, untuk menjadi jalan bagi kedatanganNya di bumi..semua telah dinubuatkan dengan detail.

Pada Kitab Matius, Markus, Lukas Yohanes...Alkitab mewahyukan bahwa Allah yang Mulia, berinkarnasi menjadi Yesus, Dia adalah Manusia Allah(Ilahi pun Insani, memiliki keilahian yang utuh serta keinsanian yang utuh pula)., Yesus merampungkan penebusan sebagai domba paskah(simbol dalam perjanjian lama untuk penebusan dosa) yang disembelih dan mencucurkan darah bagi manusia yang berdosa. "Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus."i Kor 5: 7

Kristus Yesus mati, Dia bangkit, Dia naik ke surga, Dia menjadi Roh yang menghidupkan "Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut." roma 8:2.
Allah melalui proses! Allah yang mulia, tidak terhampiri, rela menjadi Yesus Manusia Allah, lalu mati bangkit dan menjadi Roh yang kini tinggal dan berhuni di dalam ORANG YANG MAU PERCAYA KEPADANYA"
Allah merampungkan penebusan, bukan hanya agar DOSA MANUSIA DIAMPUNI, namun supaya DIA DAPAT MASUK KE DALAM MANUSIA, BERSATU DENGAN ROH MANUSIA, dan menjadikan manusia serupa dengan DIA dalam Hayat dan Sifat bukan dalam keallahan...
sampai manusia dapat berkata " namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku." Galatia 2: 20

Haleluya! Allah sungguh ajaib, Dia Mulia, takterpikirkan, rancanganNya takterselami..
Kini Dia ada dimuka pintu hatimu, mengetuk "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." Wahyu 3: 20

Sampai di kitab terakhir, kitab Wahyu, ketika kita yang sudah diselamatkan dan memiliki Hayat dan Sifat Allah terus mengalami pertumbuhan dalam Hayat, kita akan mendapat Pahala "Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.wahyu 2: 10"
Sungguh Mulia! Pengharapan Mulia! Prase The Lord!

Siapakah Allah?

11:55 AM 0 Comments

Anyyeong Haseo semua..^^
Udah ribuan tahun blog gue ini kaga keurus yak #lebay dikit ah...xixixixi..
Kali ini kesempatan gue buat ngeposting blog gue tercinta ini, dengan postingan yang bermutu, tentu saja, hehehe...#gak ada maksud sombong deh, suer!

Uhm, siapa disini yang suka baca alkitab?xixixi..i hope, u guys love the bibble :)
Dalam Alkitab, buanyak banget sebutan buat Allah kita, yeah!
Allah kita Almuhit(gak terbatas), punya banyak aspek, Istimewa, Mustika, Ajaib dan Misteri, pun rahasia, karena itu manusia memanggil Dia pun dengan cara yang istimewa...
Yuk Kita lihat apa aja panggilan dalam Alkitab untuk Allah...

# El Shaddai (Lord God Almighty)
# El Elyon (The Most High God)
# Adonai (Lord, Master)
# Yahweh (Lord, Jehovah)
# Jehovah Nissi (The Lord My Banner)
# Jehovah-Raah (The Lord My Shepherd)
# Jehovah Rapha (The Lord That Heals)
# Jehovah Shammah (The Lord Is There)
# Jehovah Tsidkenu (The Lord Our Righteousness)
# Jehovah Mekoddishkem (The Lord Who Sanctifies You)
# El Olam (The Everlasting God)
# Elohim (God)
# Qanna (Jealous)
# Jehovah Jireh (The Lord Will Provide)
# Jehovah Shalom (The Lord Is Peace)
# Jehovah Sabaoth (The Lord of Hosts)

Wuihh, kalo baca semua ini, bagaimana perasaan kalian?
Pantes gak sih kita hidup dalam ketakutan, kekuatiran, kebimbangan, kesedihan,Marah, Dengki, Iri, Perselisihan dll..atau pantes gak sih kita lebih mengasihi yg lain daripada Tuhan? Ingat, disitu ada sebutan untuk Allah yang pencemburu loh (Jehova Qana)...:)
Guys, diantara semua sebutan diatas, tahukah kamu bahwa Tuhan menyebut dirinya apa?
Keluaran pasal 3: 14 "And God said to Moses, I AM WHO I AM and WHAT I AM, and I WILL BE WHAT I WILL BE; and He said, You shall say this to the Israelites: I AM has sent me to you!"
Wetss, artinya adalah Allah berkata, "Aku adalah..."
bingung ya? xixixi...

Allah kita adalah Allah yang Aku adalah...
maksudnya kita bisa isi sendiri tuh titik-titik..
Allah adalah Kekuatanku...Allah adalah Kesabaranku..Allah adalah yang memenuhi segala keperluanku, Allah adalah Kesembuhanku, Allah adalah Kemenanganku, Allah adalah..., Dia adalah segala sesuatu kita! Puji Tuhan...!Kolose 3: 11 b "tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu."

Guys, Dia sendiri yang berkata bahwa Aku Adalah...
Dia adalah Allah sang Aku adalah...
percaya padaNya, jangan takut, berpaling padaNya, seru NamaNya, bersandar padaNya..Bukankah Dia adalah segala sesuatu kita..?
:)

GBU...^^

PENYAKIT? Siapa Takut..!:D

11:55 AM 0 Comments



















Anyyeong Haseo cingu..:)
apa kabar nih blog kesayangan gue..sedih banget gak bisa eksis disini beberapa hari ini
akhirnya bisa Ol dan ngeposting blog lagi..yihaaa...:D

guys, hari ini gue mau bahas tentang sesuatu yang sering kita alami, mungkin bahkan udah jadi hal yang kita anggep biasa..namun kita gak sukaaa..apakah itu? xixixxii..

namanya PENYAKIT!

Jadi, tadi siang di persekutuan kelompok di kampus, kita bahas sebuah buku Seri Pembinaan Dasar yang judulnya PENYAKIT...
penyakit dari sudut pandang orang beriman?apa yaa..#mikir

Percaya gak sih guys, segala sesuatu itu adalah dibawah kedaulatan Tuhan kita?
Roma 8:28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."

kata segala sesuatu disini, mengacu kepada SEGALA SESUATU beneran loh, baik senang atau susah, keadaan baik atau buruk, segala sesuatu Allah turut bekerja..:)
gak percaya?
bisa nggak kalian menjelaskan kasus ini..
si A kena penyakit flu, si B dan si C nggak, kondisi badan si C lagi gak fit, seharunya yang tertular adalah si C kan, tetapi kenyataannya yg tertular malah si B..ini buka sekedar ilustrasi, ini fakta!
Kenapa? karena Allah berdaulat...:)

seperti halnya suatu hari ada seorang dosen di shanghai bertanya kepada murid-muridnya, "kenapa orang-orang dapat terkena penyakit TBC?"
murid-murid menjawab "karena di dunia ini ada kuman TBC"
dosen itu menjawab "jika karena itu, pastilah seluruh orang di dunia mengidap penyakit TBC,alasannya bukanlah itu, namun penyakit TBC hanya akan menyerang orang yg kondisinya cocok dengan kuman TBC"
artinya, kita bisa menyimpulkan juga bahwa penyakit bisa datang sesuai dengan kondisi yang ditetapkan, Tuhanlah yang berdaulat menentapkan kondisi sedemikian, artinya, penyakit kita pun adalah atas ijin dan kedaulatan Allah!

So, bagaimana ini?
Penyakit, menurut Alkitab, disebabkan karena 2 hal, pertama (dan terbanyak adalah karena dosa) "Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni." Matius 9:2,
setelah Tuhan berkata demikian, orang lumpuh itu sembuh.
yang kedua adalah karena Keadaan Alamiah, namun biasanya Penyakit yang kita derita adalah karena dosa.

Pada mulanya ketika adam dan hawa belom berbuat dosa, mereka tidak mengenal penyakit, Allah tidak pernah menghendaki anak-anakNya berpenyakit, namun karena manusia jatuh ke dalam dosa, maka mau nggak mau MAUT masuk ke dalam manusia, bahkan penyakitpun adalah bagian dari maut, jika tidak mati, manusia pastilah sakit.

Apa yang harus dilakukan orang Kristen ketika mereka mengalami penyakit?
sebenernya ada banyak poin, tapi kayaknya gue bakal sederhanakan dengan beberapa poin aja..:)
1. Menyelidiki Penyebabnya!
Segala sesuatu termasuk penyakit pastilah ada penyebabnya.Orang Kristen yang mengalami penyakit, seharusnya tidak lekas-lekas mohon Tuhan menyembuhkan dia, namun hal pertama yang dia harus lakukan adalah datang pada Tuhan dan mohon Tuhan meneranginya, kenapa aku mengalami penyakit ini?
Ingat guys, di dalam kita ada roh, roh kita sudah dilahirkan kembali dan dihuni oleh Roh Allah, ketika kita terbuka kepadaNya, membiarkan Tuhan menerangi kita, Roh yang di batin kita akan menunjukkan letak penyebabnya.
mungkinkah kita berdosa?menyalahi kehendak Tuhan?bersalah terhadap orang lain? mengingkari Tuhan?menyalahi hukum alam(cth: udah tau kebanyakan minum es bisa bikin batuk tetep aja minum es mulu, udah tau udara malam bisa bikin masuk angin eh keluar malem gak pake jaket), apakah kita bersalah dihadapan Tuhan?ataukah ini sebuah ganjaran yang Tuhan berikan untuk mengingatkan kita? atau cara Tuhan untuk membawa kita lebih mengalami Dia? atau apa?

kita perlu datang pada Tuhan dan memohon terangNya.Roma 8:27 (Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah")

2. Mohon Ampun!
Mazmur 103:3 "Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,"

Setelah kita tahu apa penyebab penyakit kita, dengan rendah hati dan penuh pertobatan, kita mohon ampun di hadapan Tuhan, mohon darah adiNya membasuh kita dan mencuci kita.
Tuhan telah menyelesaikan dan merampungkan penebusan diatas salib, dan Dia telah menanggung dosa kita, Namun, kita masih memerlukan pengampunan secara organiK(hari demi hari) supaya kita terbasuh bersih dari segala kecemaran kita.
1Yohanes 1:9 ("Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."), pertobatan yang organik akan membuat kita semakin bersih dan dikuduskan, menghapus segala sekatan kita dengan Allah, membuat hati nurani kita semakin murni, dan membuat persekutuan kita dengan Allah semakin mesra, terutama dalam hal ini membuat kita mengalami Penyaluran HayatNya yang segar.

3. Barulah boleh Memohon Kesembuhan
Yesaya 53:5("Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.")
Matius 8:17 ("Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.
Puji Tuhan, Allah kita menanggung segala kelemahan dan penyakit kita, ketika masalah dosa dan hati nurani kita telah beres, barulah kita bisa memohon kesembuhan kepada Tuhan :)

Guys, ketika kita sakit, dan kita segera mencari obat, terburu-buru ke dokter, itu menandakan betapa kita masih mengandalkan orang dan benda melebihi Tuhan, kita egois dan masih menyayangi nyawa kita ("Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya." Matius 10:39)

Jangan tergesa-gesa bro/sist, datanglah pada Tuhan dulu, maka Dia akan menyembuhkan penyakit kita.
Jika kita tahu bahwa penyakit ini adalah ganjaran Allah bagi kita, biarlah kita segera berbalik kepadaNya, jika penyakit kita adalah cara Tuhan membuat kita semakin mengalami Dia, mari mengucap syukur, karena itu, jangan terburu-buru salah paham terhadap pengaturan Tuhan atas penyakit!
Bersandar diri Allah adalah kuncinya! Penyakit kita akan berlalu karena :
a. ALLAH DAPAT menyembuhkan penyakit kita, Dia berkuasa!
b. ALLAH MAU menyembuhkan penyakit kita (ini adalah kedaulatanNya, jika Dia tidak segera menyembuhkan toh yuk mengucap syukur, justru dalam kelemahan Kuasa Allah semakin nyata bukan?:)
c. ALLAH TELAH menyembuhkan penyakit kita(inilah iman! apa dasarnya? "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.")

Guys, sekarang kita tau kan, bagaimana menyikapi Penyakit yang datang, iblis pakai penyakit untuk membuat kita jatuh namun Allah mengijinkan penyakit untuk membawa kita semakin mengalami Dia..Haleluya!

Church is My Living, Church is My Home sweet Home :)

11:43 AM 0 Comments


Anyyeong Haseo...^^
Kasih senyum kiri-kanan dulu ah..:) hadehh manisnya...:D
Semoga di awal bulan Febuari kita semua mulai bersemangat lagi dalam segala hal, bulan lalu mungkin banyak males dan hal2 yg gak nyenengin, tapi bulan febuari let's begin again..yeah!
wo, tak terasa sudah bulan kedua di tahun 2011 yap..waktu bergulir semakin cepat dan gak terasa sudah hampir lulus nih w..xixixi, buat yang lulusnya masih lama, sabaaarrrrrr..:D
Semoga aja pagi ini jadi pagi yang ceria buat lo pada *terkhusus buat elo2 yang baru ngerayain sincia kemaren, sini bagiin duit angpao ke w!hahaha

Tarik nafas, keluarkan, yiaaaaahhh...:))
W mau cerita ah *silahkan monggo gak ada yg ngelarang,wkwkwk
Kemaren tepatnya tgl 2Febuari 2011, malem itu *widiwh..w prepare buat acara Higer Remaja di hall 1 Church in Semarang,barulah setelah itu w cabs ke hall 1 untuk mengikuti Hidup Gereja (Higer) atau kebanyakan Kekristenan bilang retret, awalnya w ragu ikutan Higer, secara ini kan buat remaja, dan w juga notabene adalah gembala anak, bukan remaja,hahaha, tapi yah sekali-kali ngikutin kegiatan remaja oke juga..apalagi ada gembala remaja yang ngajakin w ikutan buat ngebantuin disana ^^
dan yah, cerita berawal disini :)

Tgl 3 Februari 2011
Pagi2 sekitar jam setengah 6pagi, w terpaksa *masalah bangun pagi selalu terasa seperti keterpaksaan hahaha bangun pagi, setelah semalaman ngedengerin gosipan "ibu-ibu", (w sekamar ama saudari2 yg sudah lebih tua dari gue) mereka pada ngegosipin pernikahan dan pra-pernikahan,hhe, geli juga ngedenger barang2 "wajib" yg harus dibeli kalo mo nikah ntar, mesin cuci?What?!wkwkwkw..alasannya simpel
"mencuci itu kegiatan yg sangat tidak efektif dan efisien, buang2 waktu banyak, padahal waktunya bisa dipakai buat yg lain" well, cukup diplomatis,wkwkwwk...intinya sih menurut w (sori, bukannya w gak setuju yah, tapi barang pertama yg harus dibeli adalah mesin cuci? wooo, kalo w sih TV!wkwkwk) itu artinya lebih dipersingkat adalah MALAS..hehehe ^^V. Back to the topic!
setelah bangun,cuci muka,sikat gigi, mulai aktivitas pertama PENYEGARAN PAGI..what is it?hhe
Penyegaran Pagi itu saat dimana kita bisa datang menjamah Tuhan bersama sama alias korporat,kita menyeru nama Tuhan bersama, "Oh Lord Jesus,amen :), baca bahan Arus Hayat Remaja, doa bareng, doa-baca ayat bareng, trus membagikan kenikmatan kita atas yg kita dapatkan di Arus Hayat remaja, hafalin ayatnya juga jangan ketinggalan :)
sedikit bagiin kenikmatan ah *hehe
ayatnya di Yohane 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan duni ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang Tunggal, sehingga setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal" amin Puji Tuhan! Setiap orang yang percaya (termasuk gue :) tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal!Yes, hidup kekal artinya gue punya Hayat Allah di dalam gue, Tidak akan binasa dalam api neraka kekal, gue tinggal dalam Gereja yang terdiri dari anggota Keluarga Allah, gue sehayat dan seifat dengan Allah, betapa bersukacitanya!semua karena Allah begitu mengasihi dunia ini :)
NEXT, setelah Penyegaran Pagi Korporat, kita semua cabut ke Mugas,GOR Tri Lomba Juang, buat olahraga rame2, menyenangkan!horeee...w yang lebih cocok bareng ama anak2 remaja*pede!! memutuskan untuk ikutan jalan dari hall ke Mugas, trus foto2 bareng trus berbaur ama anak2 remaja yg gokil2,hehehe... capek juga ngiderin GOR 2 puteran bareng anak2 remaja, hadehh...==''
Lanjut lagi, setelah istirahat bentar, kita langsung balik ke hall, abis itu kita mandi, sarapan..disini ada sedikit insiden kecil, ada anak remaja yg ngambek dan ngunci kamar, akibatnya temen2 nya gak bisa masuk kamar dan ngambil barang2 yg diperlukan buat Penjengukan nantinya, wuah, jadi inget w waktu masih kecil,wkwkwk, suka ngambek trus menyendiri, tapi w gak sampe ngunciin diri di kamar dan ngambek ga tau sikon begitu,hhe,
yah namanya juga masih kecil ^^V

Sambil menunggu penatua dan para gembala membujuk si remaja ngambek dan membuka pntu dari luar, kita2 (gue kok berasa jadi remajanya malahan,haha) bikin snack buat para remaja yg akan kita jenguk...Awalnya sih rencana cuma mau bikin roti dikasi mentega dan meses, tapi dipikir pikir, w kan koki profesional *lagi2 narsong! jadi w mengjak anak2 cewe buat ngebakar tuh roti, jadilah kita bikin roti bakar *tepatnya roti goreng, soalnya cuma pake teplon diatas kompor gas,hhe..hasilnya so fun!hahaha
remaja cewek yg gak pernah menyentuh dapur di rumah jadi demen masak
"Wah, aku mulai sekarang mau suka masak ah kalo gini, asik juga ya teryata!" seru seorang anak remaja, ampe bikin pernyataan begitu!hahaha..so we enjoy it!aseeekk..^^V

Lanjut, setelah selesai bikin snack kita meluncur ke sasaran penjengukan, aku sekelompok ama monic trus didampingin om Paulus (Penatua kami), kita menjenguk Damar,Rani,Wsinu dan Sinta..so fun!Kita berkidung bersama, bagi2 kenikmatan atas Firman di Yohanes 3:16, saling menguatkan, saling mendoakan, trus ngajakin mereka hidup gereja lagi, it's more fun!waaaaa, gue seneng banget dah hari itu!^^V

Setelah penjengukan, kita balik lagi ke hall, seneng banget penjengukan bareng2 anak remaja, mereka punya hati yang mengasihi anggota keluarga Allah yg lain, kita menguatkan mereka untuk terus menempuh penghiupan gereja, karena cuma itu yang bisa menjaga kita dari arus dunia yg semakin jahat, hiiyy..!^^V
sepanjang jalan bercanda, makan snack, bersekutu, tertawa, oh indahnya hidup Gereja..hahaha.. I Love my Family in Christ!^^V
Penjengukan selesai, kita rekreasi ke Gramedia book store, hem, lalu barulah kita pulang ^^

Well, Gereja itu bukan gedung bangunan fisik, Gereja itu bukan organisasi kerohanian, Gereja itu bukan tempat ibadahnya orang Kristen..THE BIG NO..too shallow!

Gereja itu adalah rumah, gereja itu adalah tempat tinggal Allah bukan secara fisik gedung bangunan namun tempat Allah berhuni di dalam kaum beriman yang percaya kepadaNya (bukankah ketika kita dilahirkan kembali,Allah masuk kedalam kita, menjadi hayat yang berhuni di dalam kita, Allah berumah di dalam roh kita, lalu kita menjadilah susunan Gereja yang adalah tubuhNya(Kolose 1:24), mempelai surgawiNya(Efesus 5:25), KepenuhanNya(Efesus 1:23)), di satu sisi Gereja adalah Rumah Allah, di satu sisi Gereja adalah Rumah kita, kita yang sudah percaya dan diselamatkan, kita menempuh penghidupan Gereja, menempuh jalan hayat di dalam Gereja ^^ ya dong, kan Allah menyelamatkan kita dari dosa dan maut agar Dia bisa mendapatkan gereja(Efesus 1:22). Ya, kita adalah sekelompok orang yang terdiri dari org2 yang sudah memiliki Hayat Allah, Allah tinggal membuat tempat kediaman di dalam kita, kita berbaur menjadi satu bagi pembangunan Tubuh Kristus!
Menjelaskan perkara gereja itu sungguh almuhit(mencakup banyak hal).
Jadi, ketika kamu beroleh selamat dibabtis dan percaya Tuhan Yesus, kamu secara otomatis memiliki hayat Allah, kamu menjadi Keluarga Allah, kamu menjadi anggota Tubuh Kristus, dan itulah Gereja :)

Penghidupan Gereja sungguh manis, disitulah kita mendapat suplai hayat kasih Karunia dan Anugrah Allah..tentu saja semua itu hanya bisa didapatkan dalam Hidup Gereja yang normal, bukan Gereja yang adalah hasil perpecahan, organisaasi kristen dan tetek bengek aktivitas Kekristenan hari ini, uhh..menyedihkan..
Hidup Gereja adalah kita kembali ke rumah, menikmati segala Kekayaan dan Kelimpahan Kristus yang adalah Kepala Gereja..Haleluya!
" Don't ever let me go from church living,God
How a hurt it later..You be My Ability..I can't survive but You in me can Survive :) I Love my Family in Christ :
)"


GBU guys!^^V